“Aku ingin hidup seribu tahun lagi..” penggalan sajak ini yang paling menembus dada saya keinginan ingin hidup seribu tahun lagi dari seorang penyair indonesia yg nyatanya cuma dapat jatah 27 tahun dari tuhannya. Sajak-sajaknya banyak mempengaruhi perjalanan hidup saya baik yg kebetulan maupun yang saya dramatisir sendiri. Kenapa harus binatang jalang? Hanya pemilik kata yg tahu.




1 comment
Comments feed for this article
November 25, 2008 at 7:04 pm
sy3la break
duh segitunya ketemuan yuukkkk
salam